Peran Tenaga Pendidik Pesantren dalam mensosialisasikan Empat pilar MPR RI

Peran Pendidik dalam membentuk Karakter Generasi Penerus Bangsa menjadi Pribadi tangguh, Disiplin, Berprestasi dan yang terpenting ber Moral sangatlah Besar , Termasuk Tenaga Pendidik Pesantren .

Maka menjadi Penarik bagi Alamudin Dimyati Rois selaku Anggota MPR dari Daerah Pilihan Kendal, Kabupaten Semarang, Kota Semarang dan Kota Salatiga mengadakan Sosialisasi Empat Pilar yang diselenggarakan MPR RI bekerjasama dengan Forum Komunikasi Pondok Pesantren ( FKPP ) Kabupaten Kendal , bertempat di Halaman Kediaman Sekretaris FKPP Ahmad Saefudin,di Kampung Pagendingan, Desa Margosari ,Kecamatan Patebon , Kabupaten Kendal , Senin (10/02).

Acara tersebut diikuti oleh Perwakilan Pesantren Pesantren yang tergabung dalam FKPP Kabupaten Kendal. Alamudin selaku Anggota MPR RI mengatakan, acara ini bertujuan agar para pendidik pesantren lebih  memahami nilai-nilai jati diri bangsa. Dia mengungkapkan, MPR sangat menaruh harapan yang besar terhadap para peserta agar dapat memahami secara utuh nilai-nilai empat pilar yang disosialisaikan oleh MPR tersebut. "Kegiatan ini menjadi penting agar para pendidik pesantren lebih  mantap memahami nilai-nilai jati diri bangsa yang terangkum dalam empat pilar MPR RI tersebut," ujar Gus Alam , Sapa an akrab dari H Alamudin Dimyati Rois , yang juga memangku Kepengasuhan di Pondok Pesantren Alfadllu 2 Brangsong , Kendal .

Sementara itu, Ahmad Saefudin selaku Sekretaris FKPP dalam acara tersebut, mengapresiasi adanya sosialisasi empat pilar MPR. Menurutnya, acara yang melibatkan  tenaga Pendidik Pesantren tersebut bisa menumbuhkan nasionalisme di tengah meredupnya semangat NKRI.

Dalam rangka memberikan pemahaman yang menyeluruh inilah, MPR melakukan sosialisasi empat pilar MPR dengan berbagai metode ke berbagai kalangan masyarakat, termasuk di kalangan pejabat negara, aparatur pemerintah, para pendidik, kalangan organisasi masyarakat, mahasiswa, dan seluruh komponen masyarakat.

Kegiatan memasyarakatkan atau lebih dikenal dengan sosialisasi dimaksudkan untuk memberikan pemahaman yang komprehensif terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika sehingga akan terwujud masyarakat yang sadar konstitusi.
Selain itu, tugas ini merupakan salah satu tugas Pimpinan MPR sebagaimana tercantum pada Undang-Undang Nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD yang menyebutkan bahwa tugas Pimpinan MPR adalah mengkoordinasikan anggota MPR untuk memasyarakatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Maksud dari mengkoordinasikan adalah mempersiapkan anggota MPR untuk memasyarakatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada saat menjalankan tugas dan wewenangnya pada lembaga masing-masing. Ketentuan ini tidak menutup kesempatan bagi pemerintah dan masyarakat untuk memasyarakatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

A.M. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Mbah Sahal , Mbah Maimun , Mbah Dim berbeda Pendapat

Abah Dimyati Rois diajak Haji Mbah Hamid Pasuruan

Mbah Dim : Gusti Allah niku Unik