Manaqib Kyai Irfan Bin Musa


Haul Ke 88 nanti malam 13 Romadhon
KH Irfan bin Musa
Muassis Al-Ma'had As-Salafiyah Kauman (APIK) Kaliwungu , Penggerak dan pembuka peradaban Kaliwungu sebagai Kota Santri ,Generasi Ke 3 setelah Kyai Guru Asy'ari (1746-1876 ) dan Pembabat alas Kaliwungu Sunan Katong .
KH Dimyati Rois

Terlahir di Tahun 1859 Di Kaliwungu Kendal ,Masa kecil Kyai Irfan dijalani dengan kesederhanaan ,nriman dan mengalah dan sangat mengaisihi adik kandung nya Yaitu Ridwan tumbuh di keluarga yang besar, ia adalah anak ke 19 dari 20 saudara kandung pasangan Kyai Musa dan Nyai Khodijah
Seorang anak yang pendiam dan tidak suka bermain seperti anak kebanyakan ,
Pendidikan nya di awali di tanah kelahiran dg mengaji pada Al Arif Billah Kyai Abdul Karim Kaliwungu (Ulama Kurun Syeikh Kholil Bangkalan dan Kyai Sholeh Darat di Makkah nya ) tepatnya di Kampung petekan desa krajan kulon , Juga pada Kyai Abdul Manan Abah nya Kyai Abu Choir , juga pada Kyai Barnawi ,Kyai Ismail ..yg merupakan Ulama-Ulama Kaliwungu .
Menginjak usia 15 atau sekitar Tahun 1874 pergi ke Negri hijjaz untuk menunaikan Ibadah haji , juga utk memperdalam ilmu agama , Selama 15 tahun tinggal di makkah sampai dengan 1889 kembali ke tanah air ,Dalam Usia 30 tahun , mengembangkan dan mengamalkan ilmu yang di dapatinya dari Tanah Harom Makkah Al Mukarromah .
Sepuluh Tahun membangun pergerakan membina kesantrian mengamalkan ilmu nya ,di samping mengalami pahit getirnya perjuangan melawan penjajahan , Kyai Irfan adalah orang yang gigih dlm melawan penjajah yang sangat ditakuti oleh Belanda , sehingga baru setelah usia 40 Tahun Beliau Menikah dg Ruqoyyah pada hari Senin bulan jumadil Akhir tahun 1317 H bertepatan dengan tahun 1899 M.
Selang beberapa tahun setelah menikah Kyai Irfan meminta izin istri nya dan orang tua utk Pergi ke makkah lagi guna memperdalam ilmu .
Pada kedatangan ke tanah air kali kedua ini lah Kyai Irfan mempunyai niatan utk melaksanakan cita cita nya mendirikan Pondok Pesantren .
Dan dalam Usia 60 tahun tepatnya Pada tanggal 12 Februari 1919 M atau bertepatan dengan tanggal 12 Dzulhijjah 1338 H, Beliau mendirikan Pondok Pesantren dengan nama Al-Ma’hadus Salafi al-Kaumani.
Selama kurang lebih 12 Tahun membangun dan membesarkan Pesantren , hingga pada 1931 estafet kepemimpinan pondok di pegang Oleh Kyai Ahmad Rukyat ,karena pada tahun itu  Kyai Irfan kembali ke Rahmatullah , pada Ahad kliwon ba’da dhuhur tanggal 13 Ramadhan 1349 H atau bertepatan dengan tanggal 01 Februari 1931
Kyai Ahmad Rukyat yang merupakan salah seorang Murid dari Kyai Idris Jamsaren solo , salah seorang Murid dari Kyai Sholeh Darat ,Semarang .
Kyai Sholeh darat itu Satu kurun dengan Mbah Kholil Bangkalan dilihat dari kelahiran sama yaitu Tahun 1820
Syeikh Nawawi Albantani lebih sepuh di atas nya , yang kelahiran nya Tahun 1813 .
Menyusul di era ini Syeikh Mahfudz Attarmasi kelahiran 1868 , Lalu Hadrotus Syeikh Hasyim Asyari Yg lahir Tahun 1875
Masih di era Mbah Kholil ada Kyai Anwar dari Batang Jawa tengah,Mushonnif kitab 'Aisyul Bahri ,juga Kyai Abdul Karim Kaliwungu Guru dari Shohibul Hadzal Haul Kyai Irfan .
Kembali kpd Kyai Irfan yang kelahiran 1859 Beliau Punya 21 anak kandung, dg Nyai Ruqoyah mempunyai 10 keturunan ,
Dg istri kedua yaitu Nyai Istiqomah satu anak ,Nyai istiqomah 3 thn menjadi istri karena meninggal ,
Lalu menikah dengan Nyai Sufirah dan mempunyai 8 keturunan .
Dari Nyai Surifah ini Lahir Kyai Khumaidullah Irfan sebagai penerus estafet Kepemimpinan pondok APIK . yang kemudian di Teruskan Putra nya Yaitu Kyai Imron Khumaidullah , Kyai Imron Wafat lalu di Teruskan Adik nya Kyai Sholahudin Khumaidullah sampai sekarang .


NB: Perlu dikoreksi dan di sempurnakan 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Mbah Sahal , Mbah Maimun , Mbah Dim berbeda Pendapat

Abah Dimyati Rois diajak Haji Mbah Hamid Pasuruan

Mbah Dim : Gusti Allah niku Unik