Bahasa kan kitab kedalam bahasa masyarakat

Bahasa kan kitab kedalam bahasa masyarakat,
kitab kuning pun perlu penjelasan dan penyesuaian utk bisa diterima sebagai pemahaman ,
tidak serta merta dpt di pahami krn penerimaan masyarakat yang berbeda beda dlm kapasitasnya
kualitas lebih diutamakan dari kuantitas dimana penyebaran sedikit demi sedikit secara terus menerus ,rutin ,istiqomah akan lebih sampai dr pada banyak namun lalu terbengkalai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ketika Mbah Sahal , Mbah Maimun , Mbah Dim berbeda Pendapat

Abah Dimyati Rois diajak Haji Mbah Hamid Pasuruan

Mbah Dim : Gusti Allah niku Unik