Setelah ke 27 kali nya Abah Dimyati Rois menerima kiriman salam dari (Allahu Yarham) Mbah Hamid Pasuruan ,yang mana 7 kali Titip salam lewat utusan yg melalui Kyai Ibadullah Irfan mertua Abah Dim, sedangkan 20 kali titip salam dari Mbah Khamid lewat utusan langsung sampai kpd Abah Dim .
pada satu saat Kyai Ibad ngrembuki Abah Dim :
Pak Dim,Kyai Hamid kirim salam Ko sampe ping 27 , artine wis titiwancine kudu Sowan Mbah Hamid teng Pasuruan .
Kira kira Begitu Mbah Ibad yang Morosepah dari Abah Dimyati Rois ini sedikit mengingatkan .
Akhir nya Abah Dim pun bersama Istrinya Nyai Tho'ah binti Ibadullah Irfan berangkat ke Pasuruan pada waktu itu bersaman dg Kyai Mukhtar Khudori Pengurus PWNU Jateng
Setibanya di Ndalem Mbah Hamid , Mbah Khamid Menyambut kedatangan Abah Dim seraya berdiri di depan Ndalem nya , pada pertemuan yang diharap harapkan ini Beliau berdua pun tak menyadari telah sekian lama bermuwajjahah, berdialog dalam keadaan berdiri,
"jadi berbincang bincang nya sambil berdiri " terang Abah Dim .

setelah sekian lama baru Mbah Hamid nyumanggake atau mempersilahkan pinarak
Kira kira apa isi percakapannya..? Wallahu A'alam. Abah tidak menceritakan.

Setelah Pinarak , Mbah Hamid Ngendikan : Dimyati , Haji nopo ?
Ajak Mbah Hamid kepada KH Dimyati Rois untuk menunaikan Ibadah Haji .
Pada saat itu Abah Dim belum menunaikan Haji .
" nyuwun dipun dongaaken mawon Kyai ,supados kulo kalih istri,keluarga ,sederek2 saget nglampahi Ibadah haji sedoyo."
Jawab Abah Dim seraya memohoh Doa , dan menolak secara halus untuk dihajikan Mbah Hamid sebagai ketawadlu'an nya kepada Beliau Mbah Hamid .

Mbah Khamid langsung menyeru :" Lihajati Dimyati ....hadza ...Alfatihah."


Se andainya pada waktu itu di ajak Mbah Khamid Haji ,Abah Mau ,maka pada saat itu mau di ajak Haji sama Mbah Khamid,tapi Abah hanya minta doa saja .

Dan memang Abah itu sekeluarga beserta putra putri nya diparingi menunaikan haji semua , bahkan bolak balik, Marrotan ba'da Marrotin , sampai sanak kerabat dari Abah dan Umi pun seringkali di ajak Ikut Haji dan Umroh, hingga Santri nya pun banyak yg di ajak ibadah Haji dan Umroh termasuk Penulis ini .bibarkati doa nipun Simbah Khamid pasuruan .

Mbah Khamid Sempat Bertanya:
Dimyati,Sampyn kenal ambe kyai Imam Kholil sarang …?
Abah menjawab : Njih tepang , niku Guru kulo .
Mbah Khamid menimpali : "Kyai Imam niku Wali min auliya illah." Niki miturut dawuhe Mbah Hamid .

Lama bercengkrama Mbah Khamid melihat ke pintu dan menyeru :
"Lhooo...Kyai Mahrus ."

Abah pun menjawab : "njih Kyai, sa bada ne saking mriki kulo bade lanjut sowan dateng kyai Makhrus Lirboyo."

Mbah Khamid Mesem.

Jadi seolah terlintas Kyai Makhrus meski Kyai Makhrus Nya sendiri Di Lirboyo .

Ahirnya Abah pamitan ,dan beberapa org yang bersama sowan pun ikut pamitan.

Ketika pamitan Abah Dim di beri bekal 3 bungkus Roti, pada waktu itu putra nya Abah baru Gus Fadhlullah Gus Alamudin dan Dalam kandungan Ning Laila ,
lalu Abah tidak dahar makanan tsb tapi di bawa pulang , diperuntukkan utk oleh oleh sowan kepada putranya dan bayi yg dalam kandungan


Creat 1 maret 2016 Dhody Romeo Alfadlu.com
Axact

Alfadllu.com

Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.

Post A Comment:

0 comments: