Simbah KH Ibadullah Irfan
Mbah Yai Ibad demikian Masyarakat Kaliwungu memanggilnya ,adalah Sosok Pribadi yang Sederhana , Pekerja Keras Dalam Nasyrul Ilmi yang merupakan Mertua dari KH Dimyati Rois Pendiri Pesantren Alfadlu wal Fadhilah Djagalan Kaliwungu Kendal yang meramaikan Haul Mbah Yai Ibad tersebut.
Sebagai seorang yang banyak menggerakkan Nasyrul ilmi yaitu dengan membangun banyak pondok Pesantren dan Madrasah di berbagai tempat,Mbah Yai Ibad memang Ahli silaturrahmi dan mengembara , karakter tersebut memang berbeda dengan Kyai Kyai Sekurun nya di daerah Kaliwungu ,Seperti Kyai Rukyat yang Istiqomah menjadi Pengasuh Pesantren Salaf Kauman yang sekarang dikenal sebagai Apik Kauman Kaliwungu yang didirikan oleh Kyai Irfan ayahanda dari Mbah Yai Ibad ,sepeninggalan Kyai Rukyat Pesantren Salaf Kauman di pimpin Kyai Chumaidullah Irfan Kakak Dr Mbah Yai Ibad , Juga berbeda dengan Kyai Asror Alhafidz yang Istiqomah mengajarkan Alquran kemudian sekarang peninggalannya yaitu pesantren Al Asror yang saat ini di asuh Putra nya yang bernama Kyai Nidhomudin

Ini adalah Foto Beliau berempat 

Meskipun berbeda tapi ke empat Kyai di atas sangatlah rukun dan saling bantu membantu , diantaranya dalam pendirian Pondok Putri ARIS Kaliwungu , yang merupakan hasil musyawarah Kyai kyai  Kaliwungu diantaranya mereka berempat ,lalu Mbah Yai Ibad lah paling semangat jiwa dan raga serta harta dalam membangun ARIS memang karakter perjuangan Kyai Ibad adalah membangun sarana pendidikan dmn nanti nya tempat tersebut setelah jadi dan berjalan lalu di pasrahkan kpd Kawan atau saudara seperjuangan spt ARIS kemudian di pasrahkan kpd KH Ahmad Dum sebagai pengasuhnya .

Dalam pendidikan ,Mbah Yai Ibad merentau dari Jawa barat sampai Jawa Timur dan Jawa Tengah tentu nya ,di antara Pesantren yang di Singgahi Beliau Mbah yai Ibad adalah Pesantren Lirboyo, pada saat itu Mbah Ibad Mondok bareng dg KH Khumaidullah Irfan Kaka nya, dan satu lagi teman Karib Nya Kyai Ubadullah dari Pekalongan
Mbah Ibad berguru pada Mbah Manap (KH Abdul Karim ) dan Mbah Marzuki ,adapun Mukim nya di Ndalem Kyai Marzuki , kebanyakan waktu nya di gunakan utk Hidmah , tugas utama nya pada saat itu adalah menyalakan lampu² dan lampu patromak karena saat itu blm ada listrik ,membersihkan area ndalem , menyapu dan apa saja yg bersangkutan dg kelangsungan kegiatan ndalem Dan pondok .


Jiwa Silaturrohmi nya sangat kuat sehingga Mbah  Yai Ibad memiliki kedekatan dg Ulama² jawa ,diantara Kyai Kyai Besar seperti Halnya Kyai Hamid Pasuruan,Syeikh Ihsan Jampes ,Kyai Idris Kamali Tebu ireng Jombang , bahkan Kyai Ibad adalah salah seorang yg pernah di paringi mendo ( kambing) oleh Kyai Idris Kamali , spt diketehui Kyai Kamali Kempek Cirebon ,Abah nya Kyai Idris itu mempunyai putra putra yang memiliki bbrp Khowas sendiri² , Kalo Kyai Idris itu punya ingon² Kambing yg besar² dan istimiwa , berbeda lg dg saudara nya Kyai Ali Kamali yg ngopeni Hewan Anjing yg ada 3 dg warna dan fungsi yg berbeda2 pula , anjing yg di openi itu punya keunikan yaitu spt bisu dan hanya akan menggonggong ketika sesuai tugas masing², berwarna merah itu menggonggong ketika ada Tokoh yg meninggal , lalu ada yang berwarna putih itu berbunyi ketika ada tamu dari unsur Ulama datang,lalu yg warna putih itu bersuara ketika ada semacam pejabat yg bertamu , spt diceritakan Kyai Kafabih kpd Kyai Ali adhan Demak ini ,kalo Kyai idris itu knp kambing nya dikatakan istimewa krn memang disamping besar² juga memiliki keunikan spt diantaranya kambing wanita nya itu di pakaikan BH krn susu nya pun besar² sebab gemuk², mangon nya pun tdk spt lazim nya ada yg tukang ngangon , tapi kambing² itu mangon sendiri , terkadang ikut naik kerata api di pagi hari sampe kemudian sore pulang lagi dg kereta api tanpa ada orang yg ngangon krn masinis kereta sdh tahu bahwa ketika melintas di darah sekitar kyai Idris lalu ada kambing otomatis masinis menghentikan laju kereta dan kambing itu naik sendiri² dan turunpun sendiri² .
Adapun kedekatan Mbah Yai Ibad dengan Syeikh Ihsan Jampes ,seperti di ceritakan Pada tahun 1975 setelah Mbah Ibad boyong dari lirboyo, Mbah Ibad sowan kpd Kyai Marzuki membawa setumpuk tulisan yang merupakan tulisan tangan Syeikh Ihsan Jampes ,yg bergelar AlGhozali Ash Shoghir , krn Kedalaman Syeikh ikhsan dalm penguasaan ilmu yang tidak hanya di akui kalangan Ulama Jawa dan Indonesia tapi juga karya Syeikh Ihsan Jampes di Akui dunia
Kedatangan Mbah Ibad membawa setumpuk tulisan Syeikh Ihsan kpd Kyai Marzuki perihal utk meminta Kyai Marzuki men Tashih Karya tersebut ,dimana Kyai Marzuki kemudian meminta waktu satu bulan utk bisa mentashih tulisan tsb ,sebelum di cetak ,setelah sekitar satu bulan, Mbah Ibad pun sowan lagi Ke Lirboyo ,dan kebetulan Kyai Marzuki sdh selesai dalam men tashih karangan tsb ,sehingga lalu tulisan² itu di bawa lagi oleh Mbah Ibad .

Kyai Ibadullah Irfan adalah Putra dr Kyai Irfan bin musa Nasab nya sampai Kepada JAKA TINGKIR
Seperti pada gambar di bawah ini bila Ikhtishor


Di antara pepeling Mbah Ibad kpd santri :
Tanah itu apakah keras atau lembut ?
Tanah itu keras juga lembut , keras sebab bisa di injak² kuat di buat lewat sepur(kereta Api) tidak ambles ,
Dan juga lembut , sebab spt halnya suket (rumput ) yg lemah pun bisa menembus dari dalam sehingga tumbuh menyeruak keluar ke bumi .itu adalah ke Agungan dari Gusti Allah SWT.
Santri kalo ingin mondok nya bertahan lama maka kudu nriman (Menerima apa ada nya) ojo kudu koyo konco ne (jgn pengin spt temen² nya , pakaian  dan pola kehidupan itu bukan hal yg utama, pada inti nya kegiatan Di pondok itu ya di madrasah sekolah di pondok ngaji ,makan apa ada nya

Berbagai pondok telah di singgahi Mbah Ibad dalam menuntut ilmu , dan peninggalan nya banyak pondok ,madrasah,majlis ta'lim yg telah Mbah Ibad bangun lalu di tempatkan pula kyai , pengurus masjid ,dan para muallim sbg org² yg ngurusi thp yg tlah Mbah Ibad bangun sbg syiar nya dan hidmah nya kpd Rosulullah dan pada Gusti Allah swt...
Semoga menjadi amal yg diterima disisih Allah .
Lahumul Fatihah

Narasi Ali Nahdhodin Santri Alfadlu
Sumber : Dari berbagai sumber
Keterangan : sebagai pengenalan awal yang masih banyak kekurangan
Mohon maaf bila ada kesalahan baik penulisan nama atau narasi , siap menerima masukan dan kritik serta saran

Semoga bagi penulis dan semua pembaca serta yang menyebarkan nya mendapatkan ridho dari Allah
Axact

Alfadllu.com

Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.

Post A Comment:

0 comments: