TRENDING NOW

Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.
Pageruyung-Alfadllu.com - untuk dapat melaksanakan PANCASILA sebagai ideologi dan dasar negara sekaligus sebagai pandangan hidup seluruh Rakyat Indonesia, maka Anggota MPR RI Alamudin Dimyati Rois ,mengadakan Sosialisasi Pancasila bertempat di Pageruyung,Kendal 13/03/19 .

Dalam acara itu dengan pendekatan yang gamblang ,Alamudin memaparkan terjemahan dalam butir - butir Pancasila yaitu :

1. KETUHANAN YANG MAHA ESA :
Bangsa Indonesia menyatakan kepercayaannya dan ketaqwaannya terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Manusia Indonesia percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab.
Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan yang berbeda-beda terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
Agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa adalah masalah yang
Menyangkut hubungan pribadi manusia dengan Tuhan Yang Maha Esa.
Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain.

2. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB :
Mengakui dan memperlakukan manusia sesuai dengan harkat dan martabatnya sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa.
Mengakui persamaan derajad, persamaan hak dan kewajiban asasi setiap manusia, tanpa membeda-bedakan suku, keturrunan, agama, kepercayaan, jenis kelamin, kedudukan sosial, warna kulit dan sebagainya.
Mengembangkan sikap saling mencintai sesama manusia.
Mengembangkan sikap saling tenggang rasa dan tepa selira.
Mengembangkan sikap tidak semena-mena terhadap orang lain.
Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
Berani membela kebenaran dan keadilan.
Bangsa Indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia.
Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
3. PERSATUAN INDONESIA :
Mampu menempatkan persatuan, kesatuan, serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan negara sebagai kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan negara dan bangsa apabila diperlukan.
Mengembangkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa.
Mengembangkan rasa kebanggaan berkebangsaan dan bertanah air Indonesia.
Memelihara ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Mengembangkan persatuan Indonesia atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.
Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa.
4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN/ PERWAKILAN :
Sebagai warga negara dan warga masyarakat, setiap manusia Indonesia mempunyai kedudukan, hak dan kewajiban yang sama.
Tidak boleh memaksakan kehendak kepada orang lain.
Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi oleh semangat kekeluargaan.
Menghormati dan menjunjung tinggi setiap keputusan yang dicapai sebagai hasil musyawarah.
Dengan i’tikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil keputusan musyawarah.
Di dalam musyawarah diutamakan kepentingan bersama di atas kepentingan pribadi dan golongan.
Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggungjawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa, menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia, nilai-nilai kebenaran dan keadilan mengutamakan persatuan dan kesatuan demi kepentingan bersama.
Memberikan kepercayaan kepada wakil-wakil yang dipercayai untuk melaksanakan pemusyawaratan.
5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA :
Mengembangkan perbuatan yang luhur, yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan kegotongroyongan.
Mengembangkan sikap adil terhadap sesama.
Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
Menghormati hak orang lain.
Suka memberi pertolongan kepada orang lain agar dapat berdiri sendiri.
Tidak menggunakan hak milik untuk usaha-usaha yang bersifat pemerasaN terhadap orang lain.
Tidak menggunakan hak milik untuk hal-hal yang bersifat pemborosan dan gayA hidup mewah.
Tidak menggunakan hak milik untuk bertentangan dengan atau merugikaN kepentingan umum.
Suka bekerja keras.
Suka menghargai hasil karya orang lain yang bermanfaat bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.
Suka melakukan kegiatan dalam rangka mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.
Masyarakat antusias mengikuti acara ini karena penyampaian Alamudin yang sesekali di selingi dengan humor humor dan jokey sehingga tidak membuat jenuh hingga akhir acara .

DR - Alfadllu.com


Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.
Indonesia merupakan Negara Majemuk dengan Keberagaman Suku , Ras dan Agama , terdiri dari lebih dari 300 Kelompok etnik atau  Suku Bangsa ,atau Tepatnya 1340 Suku Bangsa menurut sensus BPS Tahun 2010

Untuk menyatukan Keberagaman ini Lahirlah Pancasila yang 
Menjadi Asas Negara Kesatuan Republik Indonesia .

MPR RI terus mensosialisasikan mengenai arti penting Pancasila 
Sebagai dasar Negara ini , melalui Anggota nya di seluruh penjuru 
Bangsa 

Anggota MPR RI dari Jawa Tengah Dapil 1 Alamudin Dimyati Rois 
Pada Hari Jumat 1 Februari 2019 mengadakan kegiatan 
Sosialisasi Empat Pilar Bangsa Indonesia di Desa Kandangan ,
Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang.



Dalam acara kali ini , Alamudin memaparkan pada para hadirin 
yang terdiri dari Tokoh masyarakat dan Masyarakat Umum yang
beragama Islam bahwa Pancasila itu sudah memenuhi standar
pokok dasar dalam islam,
"Nilai-nilai Pancasila mengandung Nilai Nilai ajaran Islam , 
meskipun Pancasila itu tidak hanya untuk Kalangan Muslimin saja ,
Tapi juga untuk seluruh warga Bangsa Indonesia dari
Berbagai agama dan kepercayaan ." Paparnya.

Alamudin mengajak seluruh hadirin untuk ikut berperan serta 
dalam menjaga keberagaman dan memper erat persatuan 
Bangsa dan Negara .
Disamping itu juga Alamudin mengajak kepada masyarakat agar
melek media , "karena dengan menguasai media kita akan 
menggunakan media sebagai Alat perekat komunikasi dan
Silaturahmi " Sambung nya menanggapi yang sedang marak
belakangan ini , banyak media yang menyebarkan Hoax dan 
Fitnah serta Ujaran Kebencian Agar supaya tidak termakan
Dan mengantisapasinya .

Arya Maulana - Alfadllu.com
Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.
Pekalongan - Sejumlah Alumni Ponpes Alfadllu Kaliwungu , mengadakan Ngopi sore bareng Gus Alam , di Pekalongan hari ini sabtu 25 Januari 2018.

Dalam pertemuan tersebut di hadiri oleh Alumni dari 4 Kabupaten Kota , Kabupaten Pekalongan ,kota pekalongan dan di lengkapi dengan perwakilan Kab Batang dan Pemalang .

Dalam Kesempatan itu hadir Gus Alam selaku Ketua Umum IKAF , didampingi adik nya , M Abu Hafsin Almuktafa yang mencalonkan diri sebagai Caleg di dapil 13 Jateng .

Dalam sambutan nya , Gus Alam sapaan dari Alamudin Dimyati Rois , Anggota Komisi 11 DPR RI yang juga caleg DPR RI Dapil 1 Jateng ber nomor urut 1 ini mengungkapkan rasa Bangga nya terhadap pergerakan para Alumni di Tiap daerah nya "Saya bangga punya alumni 300
Tapi tiap Hari silaturrohim
Alumni satu 50 rumah tiap hari
Maka di kalikan sebulan
Maka satu alumni bisa datangi rumah mutlak sedesa
Bisa di ambil kesimpulan Di mana Ada alumni maka Gus Tafa harus mutlak Di desa yg ada Alumninya" Tukas nya

"Dari pada punya Tim 3000
Tapi nda mau silaturrohim dari rumah kerumah " Lanjut Gus Alam .


Gus Alam



Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.
Kendal- Dalam rangka menyerap aspirasi serta keinginan dari masyarakat, anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Alamudin Dimyati Rois menggelar rapat dengar pendapat di Desa Sukomulyo Kecamatan Kaliwungu Selatan , Kendal , Jateng Rabu (16/1/2019).

Pertemuan Dalam kegiatan yang dihadiri Warga dari berbagai kalangan tersebut, mengusung tema “Menggali dan Mendengar Aspirasi Guna menggali Potensi untuk Kesejahteraan Warga secara menyeluruh”.



Gus Alam , sapaan akrab Anggota MPR / DPR dari Dapil Jateng 1 ini secara lanjug menjelaskan, setiap anggota DPR/MPR RI dan DPD/MPR RI yang terpilih, wajib mendengar dan memperjuangankan masyarakat di daerah pemilihannya. Dikatakan, dengar pendapat sangat penting dilakukan oleh setiap anggota MPR RI.

Tujuannya agar lebih memasyarakatkan dan membudayakan pentingnya membangun komunikasi antara masyarakat dengan wakilnya dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. ‘’Tentunya agar terjadi komunikasi yang efektif antara masyarakat dan wakilnya di parlemen.

Seorang anggota dewan tidak hanya DPR, bahkan MPR berkewajiban menampung saran dan aspirasi dari masyarakat yang diwakilinya tentang apa saja, mulai dari keinginan masyarakat di daerah pemilihan yang ingin lebih maju kesejahterannya,’’ tuturnya.

Anggota Komisi XI DPR RI itu mengaku bersyukur rapat dengar pendapat yang selama ini dia lakukan di daerah pemilihannya bisa diterima dengan baik. Menurutnya, dari hasil kegiatan itu dirinya banyak menyerap pertanyaan masyarakat dan aspirasi yang perlu digodok di parlemen.






Arya Maulana - Alfadllu.com 
Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.
Kendal- Anggota MPR Alamudin Dimyati Rois berharap banyak soal kemajuan bangsa kepada generasi milenial . Sebab, generasi saat ini terutama para santri dan mahasiswa sangat merespon dan mengapresiasi upaya-upaya pemahaman Sosialisasi Empat Pilar MPR RI (Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika).

MPR di amanahkan UU untuk melakukan kegiatan pemahaman nilai-nilai luhur bangsa kepada masyarakat melalui Sosialisasi Empat Pilar MPR RI. Memberikan pemahaman kepada Para Santri dan mahasiswa sangat efektif, sebab jika memahami betul nilai-nilai luhur bangsa maka mereka akan bijak apabila kelak mereka menjadi pejabat publik.

"Semakin Besar empati kaum milenial
dengan mengikuti berjalannya Sosialisasi Empat Pilar MPR, saya yakin dan optimis soal kemajuan bangsa," ujar Alamudin ,Selasa (15/01/2019).



Hal itu dia sampaikan saat memberikan pengantar sekaligus membuka acara Sosialisasi Empat Pilar MPR RI bersama organisasi kepemudaan dan para santri , di Kab Kendal, Provinsi Jawa Tengah.

Menurut Gus Alam,sapaan sehari hari Alamudin , perhatian generasi milenial pada nilai-nilai luhur bangsa itu adalah modal dasar munculnya generasi muda yang berkualitas, berkarakter dengan rasa nasionalisme tinggi dan gemar bekerja keras.

"Generasi milenial yang berkarakter kebangsaan yang kuat dan pekerja keras akan mampu menjadi penyelamat negara ini termasuk menjadi pimpinan nasional. Generasi muda mahasiswa jangan takut untuk menggapai itu semua, asal bekerja keras maka Insya Allah akan tercapai," papar nya.

Dalam kesempatan itu Gus Alamudin juga menegaskan kepada para generasi muda agar bangga dengan kemampuan sebagai anak bangsa Indonesia. Kebanggaan sebagai bangsa yang berpancasila.

"Generasi Muda jaman Now adalah Pemimpin Masa Depan , Generasi muda janganlah silau dengan apapun yang dari luar. Kualitas dan kemampuan bangsa kita tidak kalah dengan bangsa lain, itu harus dicamkan," tandasnya. Sebagai Pesan penutup mengahiri saat wawancara





Alfadllu.com Kendal tim semestaaalm.com Arya Maulana 
Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.
alfadllu.com kendal_Dalam Rangka memperkokoh kembali Nikai nilai luhur Pancasila , MPR RI terus menggelorakan semangat Nasionalisme dan Kebhinekaan serta mensosialisasikan nilai nilai Pancasila .
Dalam hal ini seperti Kegiatan yang dilakukan oleh Anggota MPR RI Dapil 1 Jawa Tengah Alamudin Dimyati Rois , ia mengajak masyarakat untuk terus menguatkan Pancasila di dalam jati diri setiap anak bangsa. Sehingga negeri ini tetap terjaga dari pihak-pihak yang berusaha merongrong Pancasila.

"Pancasila adalah ideologi yang tidak akan lekang oleh Waktu dan juga masih akan tetap relevan hingga kapan pun. Karenanya harus kita kuatkan, kita tanamkan dalam diri kita," ujar Pria yang biasa di sapa Gus Alam Kelahiran Kaliwungu Kendal Ini .

Bersama Tokoh-tokoh Masyarakat dari berbagai elemen yang di langsungkan di Desa Sejomerto , Kec Gemuh Kendal 06 September 2018

Ia menambahkan, semangat Pancasila itu harus bisa terus diwariskan kepada generasi selanjutnya. Ia mengharap tokoh masyarakat agar selalu konsisten mengajarkan dan menanamkan cinta Tanah Air kepada anak-anak bangsa.

"Pancasila adalah kekuatan Bangsa Indonesia. Kita akan menjadi kuat jika Pancasila kita kuatkan “ ujar Gus Alam yang juga pengasuh Ponpes Alfadllu 2 Brangsong

Sementara peserta menanggapi positif atas terlaksana nya kegiatan ini , salah satunya adalah Budiharto yang menyambut baik ajakan Gus Alam ini saat di wawancarai , “ Saya sangat antusias terhadap pemaparang Pak Alamudin tentang Pancasila , dan saya berharap bisa mengamalkan dan mengajarkan kepada sesama anak Bangsa “ Tukas Budi .





Media silaturahim yang menjernihkan dan mencerdaskan, dengan informasi yang menginspirasi.
Kendal ,Alfadllu.com - Memahami  dan menerima orang lain dengan segala perbedaannya tentu nya bukanlah hal yang mudah, Tetapi justru karena itulah manusia dituntut mampu menjalin interaksi dan relasi dengan sesamanya , Perbedaan-perbedaan yang ada dalam diri manusia bukanlah menjadi alasan untuk hidup menyendiri, apalagi menegasikan ke Bhineka an .

Dengan berbagai kasus yang tampaknya mengancam kebhinekaan kita akhir-akhir ini, diharapkan kepada semua pihak, untuk kembali memutar memori betapa para pejuang dan tokoh-tokoh sentral negeri ini, dahulu adalah orang-orang yang sangat bisa menghargai perbedaan dan berjuang bersama untuk berdirinya NKRI.

Dalam Hal ini , MPR RI sebagai Lembaga Legislatif Negara sudah menjadi Kewajiban untuk memberikan pemahaman betapa Pentingnya Toleransi Kebhinekaan , seperti di lakukan oleh Alamuddin Dimyati Rois , Anggota MPR RI dari Dapil Jateng 1 yang menggelar Pertemuan bersama Masyarakat dari berbagai Usia dan Kalangan di Desa Rowosari Kec Rowosari Kab Kendal , Rabo,18 Juli 2018

Dalam Pidato nya ,Gus Alam , Panggilan Alamudin Dimyati Rois sehari-har nya , yang juga Dewan Penasihat Pondok Pesantren Alfadllu wal Fadlilah dan Alfadllu 2 , mengurai tentang Lahirnya NKRI ini , dan Bahwa Kemerdakaan ini diraih dengan pengorbanan nyawa dan Darah para pejuang yang berasal dari Berbagai suku dan Agama ,
“Semua Bersatu Padu melawan Penjajah , Karena Persatuan lah Penjajah Berhasil di Usir dari Negara yang Kita Cintai ini “ tangkas nya .

Lebih lanjut , Gus Alam menyampaikan : “Indonesia ini Negeri yang Kaya dengan Beragam suku , etnis , Tradisi , Budaya dan Agama , maka kita harus secara konsisten mengawal dan menjaga kemajemukan yang merupakan fondasi konsep negara bangsa (nation state)” Tegas Putra KH Dimyati Rois tersebut .

“Tumbuhkan Toleransi dalam diri kita , kesadaran akan toleransi menjadi kunci untuk terwujudnya persatuan , kesejahteraan dan kemakmuran” imbuh nya .

Sementara salah seorang peserta ,Zaenudi  ,yang hadir dari Rowosari, Kendal ,yang kami wawancarai seusai acara menyatakan “ Tepat sekali Kegiatan sosialisai yang di adakan oleh Gus Alam ini , ditengah kondisi masyarakat apalagi Media Sosial yang rawan terjadi nya sikap intoleransi , yang belum banyak yang sadar tentang “Tidak merasa menang karena mayoritas, tidak merasa minder karena minoritas.
Beda dan Setara, warganegara Indonesia “ tangkas nya .

Acara ini dihadir oleh Lebih 500 Undangan dari berbagai  penjuru daerah di Kabupaten Kendal ,Jawa Tengah .

Photo : Alamudin Dimyati Rois ber Pose bersama Pengurus Ranging Ansor Rowosari seusai Sambutan nya .
____________________________
Dhody - Semestaalam com